SMAN 1 Mamuju Jadi Wakil Sulbar di Asesmen SSK Nasional 2026

Mamuju, SorotanPena.Id – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat serta BKKBN Provinsi Sulawesi Barat menggelar Asesmen Potensi Siswa Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Angkatan I Tahun 2026 di Aula SMA Negeri 1 Mamuju, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Perwakilan Kemendukbangga Sulawesi Barat, Rezky Murwanto, serta Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana DKPPKB Sulbar, Muh. Jafar, bersama perwakilan instansi terkait.

Muh. Jafar menegaskan, asesmen ini tidak sekadar menjadi ajang penilaian, tetapi merupakan langkah strategis dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap isu kependudukan, perencanaan masa depan, dan pembentukan keluarga berkualitas.

“Program Sekolah Siaga Kependudukan merupakan implementasi pendidikan kependudukan melalui jalur formal di sekolah. Asesmen ini menjadi bagian penting untuk menjaring siswa yang berpotensi sebagai agen perubahan dalam literasi kependudukan,” ujarnya.

Program SSK bertujuan meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap berbagai isu strategis, seperti bonus demografi, kesehatan reproduksi remaja, pencegahan stunting, serta pendewasaan usia perkawinan. Materi tersebut diintegrasikan dalam pembelajaran tanpa menambah jam belajar, sehingga lebih efektif dan aplikatif.

Dari lima provinsi yang mengikuti asesmen SSK Angkatan I Tahun 2026, SMA Negeri 1 Mamuju menjadi satu-satunya perwakilan dari Sulawesi Barat. Sebelumnya, sekolah ini juga meraih Juara I Regional III tingkat nasional pada 2023 melalui pembinaan lintas sektor.

Keikutsertaan ini diharapkan semakin memperkuat peran SMAN 1 Mamuju sebagai pelopor pendidikan kependudukan di daerah sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing.

Sejalan dengan visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, penguatan pendidikan kependudukan sejak dini menjadi fondasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa program SSK merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan manusia.

“Melalui Sekolah Siaga Kependudukan, kita menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya perencanaan kehidupan, kesehatan reproduksi, dan kualitas keluarga. Ini langkah nyata dalam menyiapkan generasi Sulawesi Barat yang unggul dan berdaya saing,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor akan terus diperkuat agar program SSK dapat diperluas ke lebih banyak sekolah di Sulawesi Barat. Dengan dukungan semua pihak, pendidikan kependudukan diharapkan semakin membumi dan menjadi bagian penting dalam membentuk generasi masa depan yang berkualitas. (Adv/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKAIT