Mamuju, 5 November 2025 – Sandeq Silumba 2025 sukses membuktikan diri sebagai event yang jauh melampaui sekadar pertunjukan pariwisata. Selain menjadi tontonan spektakuler adu cepat perahu tradisional Suku Mandar, acara ini resmi dinobatkan sebagai “stimulus ganda” bagi Sulawesi Barat: penghela roda ekonomi sekaligus panggung utama pelestarian budaya.
Ketua Komisi I DPRD Sulbar, Syamsul Samad, menyebut hasil analisis dampak ekonomi (multiplier effect) yang positif dari Sandeq Silumba bukanlah kejutan. “Sudah kita prediksi, Sandeq Silumba bakal memberi efek domino ke sektor-sektor ekonomi. Pergerakan ekonomi masyarakat menjadi lebih menggeliat, menyentuh berbagai segmen,” tegas Syamsul.
Namun, nilai Sandeq Silumba tak berhenti pada angka. Sebagai Dewan Pembina Sahabat Sandeq Sulbar, Syamsul Samad melihat event ini sebagai pentas sakral tempat nilai-nilai luhur masyarakat Mandar dipertontonkan dan dirayakan.
“Sandeq Silumba itu lebih dari sekadar event. Di sana, kita berhasil mengemas deretan nilai luhur Mandar, memperlihatkannya ke publik, sekaligus menempatkan para passandeq (kru Sandeq) di tempat yang sangat terhormat,” sambungnya.
Dukungan ilmiah dari Badan Pusat Statistik (BPS) atas dampak ekonomi positif ini menjadi penegasan pamungkas. Syamsul berharap, tahun depan Sandeq Silumba akan hadir dengan format yang lebih baik dan dampak yang lebih masif. (rls/fir)









