Mamuju, SorotanPena.Id – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat mengikuti Rapat Koordinasi Pembahasan dan Penyusunan Rencana Aksi Daerah Penyandang Disabilitas (RAD PD) yang digelar di Aula Bapperida Provinsi Sulawesi Barat, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bapperida Sulbar, Amujib, dan dihadiri sejumlah perangkat daerah serta perwakilan Yayasan Gerakan Mandiri Difabel (Gema Difabel) Sulawesi Barat sebagai mitra strategis dalam isu disabilitas.
DKPPKB Sulbar hadir melalui tim kerja Promosi Kesehatan, Kesehatan Komunitas, serta Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan. Keterlibatan ini menjadi wujud komitmen dalam mendorong penyusunan RAD PD yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan penyandang disabilitas.
Salah satu fokus utama dalam pembahasan adalah penguatan fasilitas pelayanan kesehatan yang ramah disabilitas. Hal ini dinilai krusial untuk memastikan akses layanan kesehatan yang setara, aman, dan bermartabat bagi seluruh masyarakat, termasuk kelompok disabilitas.
Upaya tersebut sejalan dengan visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera” di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, yang menekankan pembangunan sumber daya manusia unggul dan berkarakter tanpa terkecuali.
Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa penyusunan RAD PD merupakan langkah strategis dalam menjamin pemenuhan hak dasar penyandang disabilitas, khususnya di sektor kesehatan.
“Melalui RAD PD, kita ingin memastikan fasilitas pelayanan kesehatan di Sulawesi Barat semakin inklusif dan ramah disabilitas. Ini bukan hanya soal layanan, tetapi juga tentang keadilan dan keberpihakan kepada kelompok rentan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar implementasi kebijakan ini dapat berjalan efektif dan berkelanjutan di seluruh wilayah Sulawesi Barat.
Melalui keterlibatan aktif ini, DKPPKB Sulbar menegaskan perannya dalam mendukung pembangunan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan, sekaligus memperkuat komitmen menghadirkan layanan kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat. (Adv/Rls)











