Mamuju, SorotanPena.Id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Daerah (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan Pos Pelayanan Kesehatan Balita pada Kamis, 21 Mei 2026, di halaman Kantor DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat.
Kegiatan ini merupakan upaya mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi anak-anak Aparatur Sipil Negara (ASN) usia lima tahun ke bawah yang belum terjangkau layanan Posyandu reguler akibat keterbatasan waktu dan aktivitas orang tua di lingkungan perkantoran.
Pelaksanaan Pos Pelayanan Kesehatan Balita ini sejalan dengan visi pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Panca Daya ke-3, yakni mewujudkan sumber daya manusia unggul dan berkarakter di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.
Dalam kegiatan tersebut, berbagai layanan kesehatan diberikan kepada balita, di antaranya penimbangan dan pengukuran, pemantauan tumbuh kembang, edukasi gizi, imunisasi, konsultasi kesehatan anak, pemberian vitamin, hingga edukasi pola asuh sehat bagi para orang tua.
Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, mengatakan kegiatan ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan seluruh anak memperoleh pelayanan kesehatan dasar secara optimal, termasuk anak-anak ASN yang kerap terkendala mengikuti Posyandu di wilayah tempat tinggalnya.
“Kita ingin memastikan seluruh anak tetap mendapatkan pelayanan kesehatan dasar secara optimal, termasuk anak-anak ASN yang terkadang terkendala waktu untuk mengikuti Posyandu di lingkungan tempat tinggalnya. Melalui pelayanan ini, kita hadir lebih dekat agar pemantauan tumbuh kembang anak tetap berjalan dengan baik,” ujar dr. Nursyamsi Rahim.
Ia menambahkan, pemantauan kesehatan balita secara rutin sangat penting dalam mencegah stunting, mendeteksi gangguan tumbuh kembang sejak dini, serta membangun generasi Sulawesi Barat yang sehat dan berkualitas.
“Anak-anak hari ini adalah generasi masa depan Sulawesi Barat. Karena itu, investasi terbaik yang harus kita lakukan adalah memastikan mereka tumbuh sehat, aktif, cerdas, dan mendapatkan perhatian kesehatan sejak usia dini,” tambahnya.
Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para ASN dan keluarga yang hadir. DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat berharap inovasi pelayanan kesehatan seperti ini dapat terus dikembangkan sebagai bentuk pelayanan publik yang adaptif, dekat dengan masyarakat, dan mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Barat. (Adv/Rls)






