DKPPKB dan BKKBN Sulbar Perkuat Sinergi Program Pembangunan Keluarga

Mamuju, SorotanPena.Id — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Barat memperkuat kolaborasi dalam pelaksanaan program pembangunan keluarga melalui audiensi yang digelar di Mamuju, Senin (4/5).

Audiensi yang diinisiasi oleh Tim Kerja Ketahanan Keluarga BKKBN Sulbar ini bertujuan meningkatkan sinergi lintas sektor, khususnya dalam bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana (Dalduk dan KB).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Tim Kerja Ketahanan Keluarga BKKBN Sulbar beserta jajaran, serta perwakilan DKPPKB Sulbar, di antaranya Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan KB, Ketua Tim Kerja Pemberdayaan dan Peningkatan Keluarga Sejahtera, Ketua Tim Kerja Pengendalian Penduduk dan KB, serta unsur terkait lainnya.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas program pembangunan keluarga di daerah. Pembahasan difokuskan pada penguatan ketahanan keluarga, peningkatan kualitas layanan keluarga berencana, serta optimalisasi program pemberdayaan keluarga sejahtera.

Selain itu, peran kelompok kegiatan masyarakat seperti Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia, Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R), serta Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) juga menjadi perhatian agar tetap aktif dan berdaya guna.

Ketua Tim Kerja Ketahanan Keluarga BKKBN Sulbar, Verawati, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program pembangunan keluarga.

“Sinergi yang kuat akan memastikan program berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan KB Sulbar, Muh. Jafar, mengapresiasi audiensi tersebut sebagai langkah konkret dalam menyelaraskan program antarinstansi.

“Kegiatan ini penting untuk memperkuat implementasi program di lapangan,” katanya.

Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menambahkan bahwa kolaborasi antara DKPPKB dan BKKBN merupakan langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas keluarga.

“Dengan sinergi yang baik, setiap program dapat memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas keluarga dan sumber daya manusia di Sulawesi Barat,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa penguatan pembangunan keluarga menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan kesehatan secara menyeluruh.

Upaya ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mewujudkan “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera” di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, melalui penguatan kualitas keluarga sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. (Adv/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKAIT