Anjungan Sulbar Tampilkan Seni Budaya di Pergelaran Soul of Youth TMII

JAKARTA – Anjungan Sulawesi Barat di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) memperkenalkan kekayaan seni dan budaya daerah dalam Pergelaran Soul of Youth yang berlangsung di TMII, Jakarta, Minggu (13/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Anjungan Sulawesi Barat menampilkan Tarian Tenggang-Tenggang Lopi yang merepresentasikan kekayaan budaya Mandar, serta salah satu tarian tradisional dari Kabupaten Mamasa yang menggambarkan kekhasan budaya masyarakat pegunungan Sulawesi Barat.

Penampilan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan keberagaman budaya Sulawesi Barat kepada masyarakat luas, terutama generasi muda. Kehadiran dua ragam seni dari wilayah budaya Mandar dan Mamasa sekaligus menunjukkan keberagaman tradisi yang hidup di Sulawesi Barat.

Kepala Subbidang Promosi, Informasi dan Investasi Daerah Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Nurul Farasmy, mengatakan keikutsertaan Anjungan Sulawesi Barat dalam Pergelaran Soul of Youth menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan daerah melalui seni dan budaya.

“Ini merupakan salah satu langkah kita untuk memperkenalkan Sulawesi Barat kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda. Melalui seni dan budaya, kita ingin menunjukkan bahwa Sulawesi Barat memiliki kekayaan tradisi yang beragam dan menarik untuk terus dikenal serta dilestarikan,” ujar Nurul Farasmy.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Provinsi Sulawesi Barat yang diperingati pada 22 September 2026.

“Selain sebagai ruang promosi budaya, kegiatan ini juga menjadi bagian dari semangat kita menyambut HUT ke-22 Sulawesi Barat. Momentum ini kita manfaatkan untuk membawa nama Sulawesi Barat lebih dikenal, tidak hanya melalui potensi daerah, tetapi juga melalui seni, budaya, dan identitas masyarakatnya,” tambahnya.

Para penampil mengenakan busana adat khas Sulawesi Barat dengan warna dan ornamen yang mencerminkan identitas budaya daerah. Penampilan tersebut turut menjadi ruang interaksi budaya antara pelaku seni Sulawesi Barat dengan masyarakat dan pengunjung TMII.

Keikutsertaan Anjungan Sulawesi Barat diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai ruang promosi, edukasi, dan pelestarian budaya daerah, sekaligus menjadi jembatan untuk memperkenalkan Sulawesi Barat kepada masyarakat di tingkat nasional.

Momentum HUT ke-22 Sulawesi Barat menjadi bagian dari semangat untuk terus mengenalkan budaya Malaqbi, memperkuat identitas daerah, serta memperluas pengenalan seni dan budaya Sulawesi Barat di tingkat nasional. (rls/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKAIT