MAMUJU, SOROTANPENA.ID – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya dalam mendukung terwujudnya visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera melalui penguatan pelayanan kesehatan, pengendalian penduduk, serta pembangunan keluarga yang berkualitas.
Komitmen tersebut sejalan dengan amanat Sekretaris Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, saat menjadi Pembina Upacara Hari Kesadaran Nasional Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulbar, Kamis (17/9/2026).
Dalam amanatnya, Junda Maulana menyampaikan bahwa visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera merupakan tanggung jawab bersama seluruh aparatur pemerintah, bukan hanya menjadi tugas pimpinan daerah. Karena itu, diperlukan kekompakan dan sinergi seluruh aparatur sipil negara (ASN) dalam menghadapi berbagai target pembangunan, terutama di tengah kondisi fiskal yang terbatas.
Ia menekankan bahwa setiap program pemerintah harus diarahkan pada kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pencapaian indikator pembangunan daerah.
Menindaklanjuti semangat tersebut, Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa jajaran DKPPKB siap menerjemahkan visi pembangunan daerah melalui program dan pelayanan yang berdampak langsung kepada masyarakat.
“Visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera adalah tanggung jawab kita bersama. Di DKPPKB, kami menerjemahkannya melalui kerja nyata di bidang kesehatan, pengendalian penduduk, dan keluarga berencana. Setiap program harus memiliki manfaat yang jelas bagi masyarakat serta berkontribusi terhadap pencapaian indikator pembangunan daerah,” ujar dr. Nursyamsi Rahim.
Menurutnya, keterbatasan sumber daya dan kondisi fiskal menjadi tantangan yang harus dijawab dengan kolaborasi, inovasi, efektivitas program, serta penguatan koordinasi antar pihak.
Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran DKPPKB, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, perlu memiliki arah kerja yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Penguatan pelayanan kesehatan primer, peningkatan kualitas kesehatan keluarga, pemberdayaan masyarakat, hingga pengendalian penduduk membutuhkan kerja bersama antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan,” jelasnya.
dr. Nursyamsi menambahkan, momentum Hari Kesadaran Nasional menjadi pengingat bagi seluruh ASN DKPPKB untuk terus memperkuat integritas, disiplin, profesionalisme, dan semangat pelayanan publik.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan kesehatan tidak hanya dilihat dari terlaksananya berbagai kegiatan, tetapi dari sejauh mana program tersebut mampu meningkatkan akses masyarakat, memperbaiki kualitas pelayanan, serta memberikan perubahan positif bagi kehidupan masyarakat Sulawesi Barat.
DKPPKB Sulawesi Barat terus memperkuat berbagai program strategis yang mendukung pembangunan sumber daya manusia sejalan dengan arah pembangunan daerah dan semangat Panca Daya, khususnya dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter serta tata kelola pemerintahan yang baik.
“Mari kita jadikan setiap tugas sebagai bagian dari kontribusi untuk Sulawesi Barat. Ketika seluruh ASN bergerak dalam satu arah, bekerja dengan kolaborasi dan semangat pelayanan, maka pembangunan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat dapat kita dorong bersama,” pungkas dr. Nursyamsi.
Semangat tersebut menjadi bagian dari komitmen DKPPKB Sulawesi Barat untuk terus bergerak, berkolaborasi, dan menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat sebagai kontribusi nyata menuju Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera. (Adv/Rls)






