MAROS, SOROTANPENA.ID – UPTD Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat kapasitas layanan laboratorium kesehatan melalui penguatan koordinasi dan jejaring antardaerah. Hal tersebut ditandai dengan keikutsertaan Kepala UPTD Labkesmas Sulbar, Mujibah Ahmad, dalam Pertemuan Koordinasi Penguatan Labkesmas Regional 8 yang diselenggarakan Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Makassar.
Kegiatan yang berlangsung pada 29–31 Juli 2026 di Hotel Grand Town Maros, Sulawesi Selatan, diikuti oleh kepala Labkesmas kabupaten/kota, perwakilan Dinas Kesehatan provinsi, serta para pemangku kepentingan sektor kesehatan dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara.
Pertemuan tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi, membangun sinergi, serta meningkatkan kapasitas laboratorium kesehatan masyarakat dalam mendukung pembangunan kesehatan di daerah.
Kepala UPTD Labkesmas Provinsi Sulawesi Barat, Mujibah Ahmad, mengatakan keikutsertaan Sulawesi Barat dalam forum regional tersebut merupakan langkah penting untuk memperkuat jejaring laboratorium kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan laboratorium di daerah.
“Pertemuan ini menjadi momentum yang sangat baik untuk memperkuat kolaborasi antarlaboratorium, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta menyelaraskan langkah dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat yang semakin berkualitas,” ujar Mujibah.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa penguatan Labkesmas merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Sulawesi Barat.
Menurutnya, laboratorium kesehatan masyarakat memiliki peran strategis dalam mendukung deteksi dini berbagai penyakit, pelaksanaan surveilans kesehatan, pengendalian faktor risiko kesehatan lingkungan, hingga penyediaan data laboratorium yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan kesehatan berbasis bukti.
“Laboratorium kesehatan masyarakat merupakan salah satu pilar penting dalam sistem kesehatan. Melalui penguatan jejaring, peningkatan kapasitas SDM, dan sinergi antarlembaga, kita berharap kualitas layanan laboratorium di Sulawesi Barat semakin optimal sehingga mampu mendukung upaya promotif, preventif, kuratif, dan respons terhadap berbagai tantangan kesehatan masyarakat,” kata dr. Nursyamsi.
Partisipasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam kegiatan tersebut sejalan dengan visi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, untuk mewujudkan Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera, khususnya melalui peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan berkelanjutan.
Melalui penguatan jejaring Labkesmas Regional 8, diharapkan koordinasi antarwilayah semakin solid sehingga mampu mendukung transformasi sistem kesehatan daerah, mempercepat deteksi dan respons terhadap berbagai masalah kesehatan masyarakat, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman penyakit di masa mendatang. (Adv/Rls)






