Mamuju, SorotanPena.Id — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat turut mendukung penguatan literasi budaya dengan berpartisipasi dalam kegiatan penelaahan hasil penugasan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal.
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Sulbar ini berlangsung di Aula Perpustakaan Provinsi Sulawesi Barat, Kamis (30/4/2026), dan diikuti peserta dari berbagai unsur, mulai dari ASN, guru, pegiat literasi, hingga komunitas budaya dari enam kabupaten.
DKPPKB Sulbar diwakili Armawati, Fungsional Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Ahli Muda, yang turut terlibat dalam proses penelaahan naskah.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Bimtek kepenulisan sebelumnya, dengan tujuan mengkurasi dan menyempurnakan karya peserta agar layak diterbitkan menjadi buku antologi. Naskah terpilih direncanakan akan menjadi koleksi Perpustakaan Nasional RI dan Perpustakaan Provinsi Sulawesi Barat.
Dalam prosesnya, peserta mendapatkan pendampingan dari penulis dan pegiat literasi yang memberikan masukan terkait struktur penulisan, penguatan data, serta standar naskah layak terbit.
Partisipasi DKPPKB Sulbar menunjukkan komitmen dalam mendukung penguatan literasi masyarakat sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas, termasuk melalui pendekatan promosi kesehatan berbasis budaya lokal.
Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa literasi memiliki peran penting dalam pembangunan kesehatan masyarakat.
“Penguatan literasi, termasuk literasi budaya, merupakan bagian dari upaya membangun masyarakat yang sadar, peduli, dan mampu menjaga kesehatannya. Pendekatan berbasis budaya lokal menjadi strategi efektif dalam menyampaikan pesan kesehatan,” ujarnya.
Kegiatan ini sejalan dengan visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera” di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, melalui penguatan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berbudaya. (Adv/Rls)






