Ketua Umum Alumni MTs Al-Chaeriyah Ma’arif Mamuju, Muh. Yunus, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi terkini MTs Al-Chaeriyah Ma’arif Mamuju yang dinilai memerlukan perhatian serius dari semua pihak terkait.
Muh. Yunus mengungkapkan bahwa pihak alumni menerima informasi dan laporan adanya dugaan puluhan siswa serta sejumlah guru yang keluar dari madrasah dalam kurun waktu tertentu, hingga saat ini, alumni belum memperoleh penjelasan yang jelas mengenai faktor-faktor yang menyebabkan kondisi tersebut.
Kami mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi di MTs Al-Chaeriyah Ma’arif Mamuju, jika benar puluhan siswa dan guru keluar tanpa kejelasan, maka ini bukan persoalan sepele, ada masalah serius yang tidak boleh ditutup-tutupi, jangan sampai lembaga pendidikan ini dibiarkan rusak karena kelalaian atau kepentingan tertentu.
Sebagai bagian dari keluarga besar MTs Al-Chaeriyah Ma’arif Mamuju, kami merasa sangat prihatin, sekolah ini memiliki sejarah dan peran penting dalam mencerdaskan generasi muda, dugaan keluarnya siswa dan guru dalam jumlah yang cukup besar tentu menjadi tanda tanya besar dan perlu diklarifikasi secara terbuka, ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pernyataan ini tidak dimaksudkan untuk menyudutkan pihak manapun, melainkan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral alumni terhadap keberlangsungan dan kualitas pendidikan di MTs Al-Chaeriyah Ma’arif Mamuju.
Alumni berharap pihak pengelola Madrasah, Yayasan, serta instansi terkait dapat segera memberikan penjelasan resmi dan mengambil langkah-langkah konkret untuk menyelesaikan permasalahan yang ada demi menjaga kepercayaan masyarakat dan masa depan para peserta didik.
Kami siap berdialog dan berkontribusi secara positif, harapan kami, tatakelolah Madrasah dapat kembali berjalan dengan baik, kondusif dan harmonis serta menjadi tempat belajar yang aman, damai bagi siswa dan guru, tutupnya.







