MAMUJU, SOROTANPENA.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) resmi membuka Sulbar Fair 2026 di Anjungan Pantai Manakarra, Mamuju, Selasa (22/9/2026) malam.
Event yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Sulawesi Barat tersebut mengusung tema “Berkarya, Kreatif dan Inovatif” dan berlangsung selama tiga hari, 22–24 September 2026.
Pembukaan Sulbar Fair 2026 dilakukan langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK), yang dalam sambutannya menekankan pentingnya persatuan masyarakat di tengah keberagaman sebagai modal utama dalam membangun daerah.
Menurut SDK, keberagaman suku, bahasa dan agama yang ada di Sulawesi Barat justru menjadi alasan penting bagi seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan.
“Kenapa kita perlu bersatu? Karena kita berbeda. Kita beda suku, kadang beda bahasa, bahkan beda agama. Seandainya tidak ada perbedaan itu maka imbauan persatuan tidak perlu. Karena justru ada perbedaan itu maka kita perlu bersatu. Untuk apa kita bersatu? Untuk satu kekuatan dan cita-cita,” ujar SDK.
Ia mengatakan, persatuan menjadi salah satu fondasi untuk mewujudkan visi pembangunan Sulawesi Barat sebagai daerah yang maju dan sejahtera.
“Kita ingin bangun Sulbar, tidak boleh kita terpecah. Harus kita tetap satu tujuan, yaitu ingin mewujudkan Sulbar menjadi daerah yang maju,” katanya.
“Maju wilayahnya, maju infrastrukturnya, maju pendidikannya, maju kesehatannya, dan sejahtera rakyatnya, itu harapan kita,” lanjutnya.
Suhardi juga mengingatkan bahwa peringatan 22 tahun Sulawesi Barat tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi harus menjadi momentum untuk mengevaluasi kinerja pemerintah selama setahun terakhir.
Menurutnya, pemerintah perlu memastikan setiap program dan anggaran yang dibelanjakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Oleh karena itu kita peringati 22 tahun Sulawesi Barat ini untuk kita menilai apa kerja-kerja kita dalam satu tahun ini. Apakah rakyat merasakan hasil kerja kita? Apakah uang yang kita belanjakan untuk infrastruktur benar-benar diperlukan oleh masyarakat kita,” tuturnya.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat, SDK juga menyampaikan bahwa pemerintah provinsi dan kabupaten di Sulbar tetap berupaya menjamin pelayanan dasar bagi masyarakat, khususnya di sektor kesehatan.
“Alhamdulillah di tengah efisiensi pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi masih bisa menjamin kesehatan rakyatnya,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, SDK menyampaikan ucapan selamat atas 22 tahun berdirinya Provinsi Sulawesi Barat sekaligus mengajak seluruh masyarakat tetap optimistis terhadap pembangunan daerah.
“Selamat kepada kita semua atas 22 tahun Sulawesi Barat berdiri dan yakinlah bahwa tidak ada pemerintah yang berniat tidak baik untuk rakyatnya. Setiap pemerintah, bupati, camat, gubernur, presiden semua niatnya, nawaitunya ingin Indonesia baik dan ingin Indonesia maju dan ingin Indonesia sejahtera,” pungkasnya.
Sulbar Fair 2026 tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Sulbar ke-22, tetapi juga menjadi ruang promosi produk unggulan daerah sekaligus penggerak aktivitas ekonomi masyarakat.
Sejumlah kegiatan disiapkan selama tiga hari pelaksanaan, di antaranya pameran produk unggulan UMKM dari enam kabupaten se-Sulbar, lomba menyanyi lagu daerah, pertunjukan seni tari tradisional hingga hiburan musik band.
Untuk menambah semarak kegiatan, Pemprov Sulbar juga menghadirkan dua bintang tamu jebolan Dangdut Academy Indosiar, yakni Sri Devi (DA 5) dan Anggini (DA 8).
Kehadiran para pengisi acara tersebut diharapkan dapat menarik antusiasme masyarakat sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi pelaku UMKM yang ambil bagian dalam Sulbar Fair.
Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Sulbar Fair 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat persatuan, mendorong kreativitas pelaku UMKM serta memperkenalkan potensi Sulawesi Barat ke tingkat yang lebih luas.
Pembukaan Sulbar Fair 2026 turut dihadiri sejumlah tamu kehormatan, di antaranya Konsul Jenderal Australia Sanci Davis, jajaran pimpinan dan anggota DPRD Sulbar, Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parhulutan Sianipar, Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, serta unsur Forkopimda Sulbar.
Hadir pula para tokoh pejuang pembentukan Sulawesi Barat, para bupati beserta jajaran Forkopimda kabupaten se-Sulbar, pimpinan instansi vertikal, perbankan serta tamu undangan lainnya. (rls/*)








