MAMUJU, SOROTANPENA.ID – Hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran diwarnai inspeksi mendadak (sidak) di UPTD Pelayanan Pajak Kabupaten Mamuju. Meski demikian, pelayanan tetap berjalan optimal dengan capaian 92 kendaraan melakukan pembayaran pajak pada hari perdana.
Sidak dipimpin Sekretaris Bapenda Sulbar, Fahri Yusuf, Rabu (25/03/2026). Dalam kunjungannya, ia memantau langsung aktivitas pelayanan di loket payment point Bank Sulselbar yang menjadi pusat transaksi pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Hasil pemantauan menunjukkan pelayanan berjalan lancar. Sebanyak 92 unit kendaraan tercatat melakukan pembayaran pajak secara langsung di loket pada hari pertama kerja.
Kepala UPTD Pelayanan Pajak Kabupaten Mamuju, Rosianah M. Nadir, menegaskan capaian tersebut menjadi bukti komitmen pelayanan tetap optimal meski dalam masa penerapan Work From Anywhere (WFA).
“Sebanyak 92 kendaraan telah melaksanakan kewajiban pembayaran pajak di hari pertama masuk kerja. Walaupun dalam masa WFA, kami bersama seluruh personel tetap memberikan pelayanan penuh mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WITA seperti hari kerja normal. Ini adalah bukti nyata komitmen kami dalam mendukung peningkatan PAD,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh transaksi pembayaran kini telah berbasis digital melalui sistem barcode QRIS serta layanan payment point Bank Sulselbar. Hal ini memastikan transparansi, akuntabilitas, serta kemudahan bagi masyarakat.
Langkah tersebut sejalan dengan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga, dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas.
Sementara itu, Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, mengapresiasi kinerja jajaran UPTD Pelayanan Pajak Mamuju yang tetap profesional dan produktif sejak hari pertama kerja.
“Pelayanan publik tidak boleh sekadar formalitas. Apa yang ditunjukkan hari ini menjadi bukti bahwa dengan komitmen, disiplin, dan pemanfaatan teknologi, kita mampu memberikan layanan terbaik sekaligus meningkatkan penerimaan daerah,” tegasnya.
Dengan capaian tersebut, Bapenda Sulbar optimistis kinerja positif di awal pasca libur ini akan menjadi momentum dalam mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara berkelanjutan. (Rls/*)







