Mamuju, SorotanPena.Id – Ketua Pokja III Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, bersama anggota Pokja III mengikuti Rapat Konsultasi Pengurus Tim Penggerak PKK Provinsi, Kabupaten, dan Kota se-Indonesia yang dilaksanakan secara daring pada Kamis (12/03/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran pengurus TP PKK dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Rapat konsultasi tersebut menjadi forum koordinasi untuk memperkuat peran PKK dalam mendukung berbagai program pembangunan, khususnya di bidang kesehatan, pemberdayaan keluarga, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas, di antaranya penguatan program kerja Pokja III yang berkaitan dengan ketahanan keluarga, kesehatan, gizi masyarakat, serta peran keluarga dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
dr. Nursyamsi Rahim yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara TP PKK dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan kesehatan di daerah.
“Rapat konsultasi ini sangat penting untuk memperkuat koordinasi dan sinergi program antara TP PKK dan pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung pembangunan kesehatan, peningkatan gizi keluarga, serta pengendalian penduduk,” ujar dr. Nursyamsi Rahim.
Ia juga menegaskan bahwa TP PKK memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjangkau masyarakat hingga ke tingkat keluarga. Menurutnya, kolaborasi dan dukungan TP PKK sangat penting dalam memperkuat berbagai program kesehatan masyarakat, termasuk peningkatan kesehatan ibu dan anak, pencegahan stunting, serta penguatan pembangunan keluarga di Sulawesi Barat.
Kegiatan ini juga sejalan dengan visi pembangunan daerah Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera yang digagas oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan peran keluarga dan masyarakat dalam pembangunan kesehatan.
Melalui sinergi antara TP PKK dan pemerintah daerah, diharapkan berbagai program pembangunan yang menyentuh langsung keluarga dan masyarakat dapat berjalan lebih efektif serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat. (Adv/Rls)







