MAMUJU, SOROTANPENA.ID – Menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Gubernur Sulawesi Barat terkait pengaturan pola kerja pegawai, jajaran pimpinan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat tetap berkantor penuh, Rabu (25/03/2026).
Dalam SE tersebut, skema Work From Anywhere (WFA) diterapkan bagi staf dan pejabat fungsional tertentu, sementara unsur pimpinan mulai dari Kepala Dinas, Sekretaris Dinas, hingga Pejabat Administrator diwajibkan hadir secara fisik di kantor. Kebijakan ini bertujuan memastikan koordinasi strategis dan pelayanan publik tetap berjalan optimal, termasuk di sektor energi.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dalam menghadirkan birokrasi yang adaptif dan profesional.
Suasana kekeluargaan mewarnai rapat koordinasi perdana yang digelar di ruang rapat utama Dinas ESDM Sulbar. Rapat dipimpin langsung Kepala Dinas ESDM Sulbar, Bujaeramy Hassan, didampingi Sekretaris Dinas, Alexander Arruan Pasau, serta para pejabat administrator. Kegiatan diawali dengan silaturahmi dan saling bermaaf-maafan usai libur panjang.
Dalam arahannya, Bujaeramy Hassan menegaskan pentingnya kedisiplinan sebagai fondasi utama kinerja aparatur sipil negara (ASN).
“Kedisiplinan harus menjadi prioritas. Bagaimana mungkin Sulawesi Barat bisa maju jika aparaturnya tidak disiplin? Disiplin harus dibangun dari dalam diri ASN sebagai indikator utama dalam mewujudkan Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera,” tegasnya.
Sejalan dengan itu, Sekretaris Dinas ESDM Sulbar, Alexander Arruan Pasau, mengingatkan seluruh jajaran untuk terus memegang teguh nilai-nilai yang digaungkan Sekretaris Daerah Sulbar, Junda Maulana, yakni “Bersatu, Profesional, dan Berintegritas untuk Sulbar Maju.”
“Nilai-nilai ini harus menjadi kompas bagi seluruh pegawai, baik yang bekerja di kantor maupun secara jarak jauh,” ujarnya.
Rapat koordinasi tersebut juga membahas sejumlah poin strategis terkait percepatan program teknis di sektor pertambangan, ketenagalistrikan, serta energi terbarukan agar tetap berjalan sesuai target di tengah penyesuaian pola kerja. (Rls/*)







