rkuat Edukasi Publik, DKPPKB Sulbar Terapkan Konsep “1 Platform, 1 Desain”

POLEWALI MANDAR, SOROTANPENA.ID — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat memperkuat pengembangan branding kesehatan daerah melalui kegiatan penguatan Promosi Kesehatan (Promkes) Siola yang digelar di Hotel Al Ikhlas, Polewali Mandar, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti pengelola promosi kesehatan dari Dinas Kesehatan kabupaten dan seluruh puskesmas se-Kabupaten Polewali Mandar sebagai upaya meningkatkan efektivitas komunikasi kesehatan kepada masyarakat.

Dalam kegiatan ini, DKPPKB Sulbar mengusung pendekatan komunikasi digital bertajuk “1 Platform, 1 Desain, 1 Postingan, 1 Caption” sebagai strategi membangun identitas promosi kesehatan yang lebih terarah, seragam, dan mudah dikenali masyarakat.

Pendekatan tersebut dirancang untuk memperkuat penyebaran informasi kesehatan melalui media sosial resmi puskesmas dan dinas kesehatan secara konsisten dan terintegrasi.

Pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera” di bawah kepemimpinan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia dan transformasi pelayanan publik berbasis inovasi digital.

Materi kegiatan disampaikan oleh Muh. Saleh dan Wawan Iskandar dari Tim Kerja Promosi Kesehatan, Kesehatan Komunitas, dan Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan DKPPKB Sulbar.

Peserta mendapatkan penguatan teknis terkait penyusunan desain konten kesehatan, teknik penulisan caption edukatif, penyesuaian pesan kesehatan sesuai segmentasi masyarakat, hingga strategi pengelolaan platform media sosial pelayanan kesehatan.

Selain sesi materi, peserta juga mengikuti praktik langsung penyusunan konten promosi kesehatan dengan pendekatan visual yang sederhana, informatif, dan mudah dipahami masyarakat.

Setiap peserta diarahkan membuat satu desain, satu caption, dan satu postingan yang akan dipublikasikan melalui media sosial masing-masing sebagai bagian dari implementasi branding kesehatan daerah.

Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, mengatakan penguatan promosi kesehatan berbasis digital menjadi langkah penting dalam meningkatkan efektivitas edukasi kesehatan masyarakat.

“Promosi kesehatan harus mampu mengikuti perkembangan media komunikasi masyarakat saat ini. Melalui pendekatan Promkes Siola, kami ingin membangun branding kesehatan yang kuat, edukatif, dan konsisten hingga ke tingkat puskesmas,” ujar Nursyamsi. (Adv/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *