PKG Belum Capai Target, Sulbar Perkuat Strategi di Majene

Majene, SorotanPena. Id — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Majene memperkuat strategi percepatan capaian Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) melalui kegiatan monitoring, evaluasi, dan supervisi fasilitatif, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan yang digelar di Café Acita ini merupakan bagian dari akselerasi program prioritas nasional Quick Win Presiden, sekaligus mendukung visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera” di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka.

Pertemuan dihadiri jajaran Dinas Kesehatan Majene, penanggung jawab program PKG dan SMILE, serta kepala puskesmas terpilih.

Dalam pemaparan tim provinsi, capaian PKG di Kabupaten Majene hingga 25 April 2026 baru mencapai 3 persen dari target 15,3 persen untuk bulan April. Kondisi ini mendorong perlunya langkah percepatan yang lebih terstruktur dan terukur.

Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, melalui tim provinsi menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam meningkatkan capaian program.

“Perlu penguatan sarana, prasarana, dan alat kesehatan sesuai standar, serta konsistensi pelaporan untuk mendukung peningkatan mutu layanan dan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Dalam sesi evaluasi, Puskesmas Pamboang tercatat sebagai lokus dengan capaian tertinggi, disusul Puskesmas Lembang, Totoli, dan Sendana 2. Namun sejumlah kendala masih dihadapi, seperti keterbatasan SDM, gangguan jaringan internet, kekosongan bahan medis habis pakai (BMHP), serta belum optimalnya integrasi sistem layanan dan pelaporan.

Selain itu, durasi pelayanan yang mencapai satu jam per pasien menjadi tantangan dalam meningkatkan cakupan layanan.

Melalui diskusi, disepakati sejumlah langkah strategis, antara lain perluasan layanan PKG hingga ke kantor pemerintahan dan desa, pemberdayaan puskesmas pembantu (pustu), penetapan target harian, penguatan manajemen data, serta peningkatan koordinasi logistik melalui Instalasi Farmasi Kabupaten.

Sinergi dengan BPJS Kesehatan juga akan diperkuat untuk mendukung integrasi data skrining.

Kegiatan ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang diharapkan segera diimplementasikan guna mempercepat capaian PKG di Kabupaten Majene. (Adv/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *