Mamuju, SorotanPena.Id — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat upaya penanggulangan Tuberkulosis (TBC) sebagai bagian dari komitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan penguatan program TBC tingkat nasional yang berlangsung di Jakarta pada 22–24 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua Tim Kerja Pencegahan Penyakit Menular DKPPKB Sulbar, Ririn Handayani, bersama Harsalim selaku Pengelola Program TBC Provinsi Sulawesi Barat.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung percepatan pengendalian penyakit menular, sekaligus sejalan dengan visi pembangunan daerah “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera” di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.
Tuberkulosis merupakan salah satu fokus dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) pemerintah pusat, yang menekankan percepatan penanganan penyakit prioritas melalui pendekatan terintegrasi dan berbasis data.
Melalui penguatan koordinasi dan peningkatan kapasitas program, DKPPKB Sulbar mendorong optimalisasi penemuan kasus, peningkatan keberhasilan pengobatan, serta penguatan sistem pencatatan dan pelaporan sebagai dasar pengambilan kebijakan yang tepat sasaran.
Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa pengendalian TBC membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
“Penanggulangan TBC tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan sinergi yang kuat, mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah daerah, hingga masyarakat. Deteksi dini, pengobatan tuntas, dan edukasi menjadi kunci utama dalam memutus rantai penularan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa penguatan program TBC menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
Melalui langkah ini, DKPPKB Sulbar optimistis percepatan eliminasi TBC di Sulawesi Barat dapat terus ditingkatkan, sehingga mampu menekan angka kasus dan mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera. (Adv/Rls)







